Berita59detik.com

Berita59detik.com
Baca berita terbaru di sini

Rabu, September 30, 2015

BIAYA TILANG MOBIL MOTOR DI INDONESIA 2015

BIAYA tilang terbaru di indonesia :
 
1. Tidak ada STNK Rp.500,000

2. Tdk bawa SIM Rp.250,000

3. Tdk pakai Helm Rp.250,000

4. Penumpang tdk Helm Rp.250,000

5. Tdk pake sabuk Rp.250,000

6. Melanggar lampu lalin
    - Mobil Rp.250,000
    - Motor Rp. 100.000

7. Tdk pasang isyarat mogok Rp.500,000

8. Pintu terbuka saat jalan Rp.250,000

9. Perlengkapan mobil Rp.250,000

10. Melanggar TNBK Rp.500,000

11. Menggunakan HP/SMS Rp.750,000

12. Tdk miliki spion, klakson
- Motor Rp.250,000
- Mobil Rp.250,000

13. Melanggar rambu lalin
Rp.500,000.

Dicopy dari Mabes Polri
Informasi yg hrs dipublikasikan & mungkin bermanfaat !!!

 ðŸš« 🚷 🚸 ⛔⚠🚥🚦🚓🚧🎫💰                              

JANGAN MINTA DAMAI

Segala pelanggaran di jalan Raya baik berkendara motor/mobil, " JANGAN MINTA DAMAI DAN MEMBERI UANG, KARENA ITU BERARTI MENYUAP.

Jadi, walaupun Polisi menawarkan damai, TOLAK SAJA karena itu HANYA PANCINGAN / JEBAKAN.

Dan "Lebih baik minta di tilang, lalu nanti di urus di pengadilan"Ini adalah Instruksi KAPOLRI kepada seluruh jajaran Polisi bahwa "Bagi POLISI yang bisa membuktikan ada warga yg menyuap Polisi, Polisi tersebut mendapatkan BONUS sebesar Rp.10jt /1 warga dan Penyuap kena hukuman 10 tahun"..

(Nah, lebih besar kan daripada uang damai yg hanya50 ribu s/d 100 rb, jelas aja akan ada oknum Polisi yang lebih pilih menjebak karena uangnya lebih besar).
INFORMASI INI PENTING HARAP jangan MAIN-MAIN, karena info tsb diatas banyak yg tidak tahu.
Waspadai bila sekarang ada oknum Polisi sedang mencari-cari KELEMAHAN /KELENGAHAN agar kita terpancing untuk menyuap mereka dan mereka mendapat Bonus besar.
Beberapa teman mengatakan bahwa di JKT / SBY sudah banyak yg kena jebakan ini, karena banyak orang yang tidak tahu instruksi baru dari Kapolri ini.
Sebarkan berita ini ke siapa saja yg anda kenal dan kasihi agar tidak terkena jebakan seperti ini.
WASPADALAH
"Semoga bermanfaat"🚓💨💨💨💨

Selasa, September 29, 2015

Aceh Sedang Berjalan Menuju Kejayaan Seperti Dimasa Kesultanan EDITOR: Berita59detik.com

ACEH , Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Abdullah Saleh mengatakan saat ini Aceh sedang pulang menuju kepada Aceh yang dulu seperti yang ditinggalkan oleh para pejuang Aceh, hal itu disampaikan oleh politisi Partai Aceh ini saat menyampaikan kata sambutan pada kegiatan upacara Peumenap dan Seumeuleung raja Negeri Daya yang kini dijabat oleh raja Saifullah yang merupakan keturunan dari Alaidin Riyat Syah atau Poe Teumeurehom, yang berlangsung Sabtu, 26 September 2015 kemarin dikomplek makam Poe Temeurehom Aceh Jaya.
“Kita terus berjuang untuk mengembalikan Aceh seperti dahulu kala nenek moyang kita serta sejumlah raja-raja yang memimpin Aceh,” ujar Abdullah Saleh.
Menurut Abdullah Saleh, perjalan Aceh menuju kembali seperti dahulu kala hingga saat ini belum sampai, namun masih dalam perjalanan mengembalikan Aceh yang berdaulat.
“Maka kita masyarakat Aceh jangan pernah bosan untuk terus berjuang membangun Aceh seperti dimasa kesultanan para raja,” tambahnya.
Ia selaku putra Asli Nagan Raya sangat terharu dengan adanya acara upacara kerajaan seperti yang dilakukan oleh raja Meurehom Daya yakni pewaris para raja yang ada di Negeri Daya yang kini disebut Kabupaten Aceh Jaya.
“Kegiatan seperti ini terus dilestarikan, ini kebanggaan bagi kita masyarakat Aceh,”katanya.
Hadir dalam Acara tersebut selain ribuan masyarakat serta jamaah zikirullah Aceh, bupati dan wakil Bupati Aceh jaya, sekda Aceh jaya, ketua DPRK Aceh Jaya serta para raja yang ada di seluruh Aceh, usai upacara tersebut, dilanjutkan dengan ziarah makam Poe Temerehom yang tidak jauh terletak dari arena acara, serta tahlilan yang dipimpin langsung oleh Tgk. Samunzir ketua zikirullah Aceh.(Red Nagata online)

Senin, September 28, 2015

Sebanyak 105 anak yatim, 44 pria dan 41 perempuan yang berusia di bawah 18 tahun, asal Aceh diundang berhaji. Mereka adalah korban tsunami Aceh tahun 2004.

Berita59detik.com - Kami tidak bisa menggambarkan kegembiraan kami bisa melaksanakan haji tahun ini. Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Badriah.
Anak-anak yatim asal Aceh yang diundang untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci mengucapkan terima kasih kepada penguasa Arab Saudi, Raja Abdullah. Anak-anak yang menjadi yatim setelah musibah tsunami tahun 2004 ini merasa beruntung karena bisa menunaikan rukun Islam ke lima itu tanpa harus membayar.
“Kami tidak bisa menggambarkan kegembiraan kami bisa melaksanakan haji tahun ini. Ini nerupakan mimpi yang menjadi kenyataan,” kata salah satu anak yatim yang diundang ke Tanah Suci, Badriah binti Nurdin sebagai mana dikutip Dream dari Arab News, Senin 13 Oktober 2014.


“Ketika masyarakat di negara saya harus menunggu lebih dari 20 tahun untuk melaksanakan haji, kami berterima kasih dan berhutang budi kepada raja karena kami bisa menunaikan ibadah haji pada usia muda kami,” tambah dia.
Tak hanya kepada Raja Saudi, anak-anak yatim itu juga berterima kasih kepada Islamic Development Bank (IDB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang telah memberikan bantuan selama di Mekah, Madinah, dan Jeddah.
Anak-anak yatim asal Aceh berhaji

“Kami cukup beruntung memiliki perlindungan dan perawatan. Kami berdoa untuk kesehatan Raja dan kemakmuran Kerajaan,” kata anak yatim asal Aceh lainnya, Salmi bin Musa Ilyas. Sementara itu, Sri Mustina binti Jeelani, yang juga diundang bersama teman-temannya ini mengatakan berhaji merupakan pengalaman berharga bagi hidupnya. Dia berharap Raja Saudi terus mengundang anak-anak yatim untuk berhaji.
Red : Nagata online.

Minggu, September 27, 2015

90 jamaah haji Indonesia hilang pasca insiden Mina Senin, 28 September 2015 07:11

90 jamaah haji Indonesia hilang pasca insiden Mina
Senin, 28 September 2015 07:11               Jumlah jamaah haji Indonesia yang hilang pada insiden Mina hingga Minggu (27/9) tercatat berjumlah 90 orang. Jumlah tersebut telah berkurang dari sebelumnya, yang berjumlah 99 orang.
Demikian disampaikan Kepala Daerah Kerja Makkah, Arsyad Hidayat dalam keterangan persnya, Minggu (27/9) malam.
Adapun ke 90 orang yang masih dinyatakan hilang adalah sebagai berikut:
1. Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang.
2. Kloter SUB 48 sebanyak 17 orang.
3. Kloter JKS 61 sebanyak 48 orang.
4. Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang.
5. Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang.
6. Kloter SUB 32 sebanyak 3 orang.
Ditegaskan Arsyad, Tim terus bekerja mencari informasi terkait dengan masih adanya jemaah yang belum kembali ke pemondokan dengan menyisir rumah sakit Arab Saudi dan mengidentifikasi jenazah para korban yang ada di tempat pemulasaraan Al Mu’ashim, Makkah.
Sementara itu untuk korban meninggal dunia, hingga saat ini jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia pada peristiwa Mina berjumlah 34 orang.Red :nagata online

Insiden Mina, jamaah haji Indonesia meninggal dunia jadi 34 orang | Berita59detik.com

Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia dalam insiden Mina, Kamis (24/9) terus bertambah. Hingga Minggu (27/9) pukul 12.00 WAS jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia mencapai 34 orang.
Kepala Daerah Kerja Mekkah, Arsyad Hidayat dalam keterangan persnya menjelaskan, jumlah jamaah haji yang meninggal bertambah 15 orang dari sebelumnya 19 orang. "Jadi total sementara korban meninggal sebanyak 34 orang," kata Arsyad.
Berikut 15 orang jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia dalam insiden Mina.
1. Nabaha Matsen Syarif  - Kloter BTH 14 nomor paspor B 130.646.
2. Reni Arfiani Herdin - Kloter BTH 14 nomor paspor B 1311784.
3. Wangkon Raja S. - Kloter BTH 14 nomor paspor B 0524212.
4. Ranti Puspitawati Suharsono - Kloter JKS 61 nomor paspor B 092927.
5. Rina Oktarina Syirad Toyib - Kloter 61 nomor paspor A. 372 9946.
6. Neneng Nurjuwitawati Deni Sahroni -  Kloter JKS 61 nomor paspor B 0932973.
7. Erik Suryawan Aceng Kartika - Kloter JKS 61 nomor paspor B 0933000.
8. Eni Sukarni Oyo - Kloter JKS 61 nomor paspor B 072 94661.
9. Atik Suryati Suwarno - Kloter JKS 61 nomor paspor B 0732946.
10. Enang Sutiana Atang - Kloter JKS 61 nomor paspor B 0929866.
11. Debi Merlinda Yani Hamdani - Kloter JKS 61 nomor paspor - B 0476595.
12. Wisma Widiana Puspitasari  - Kloter JKS 61 nomor paspor B 1211713.
13. Tasmuji Agung Saputro - Kloter SOB 48 nomor paspor B 1225358.
14. Muzayana Tahir Saruni - Kloter SOB 48 nomor paspor B 1225358.
15. Nazamia Samad Majida - Kloter OPG 10 nomor paspor B 1467939.
Sementara itu, lanjut Arsyad, jumlah jamaah yang belum kembali telah berkurang dari 99 orang menjadi 90 orang dengan rincian : Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang, Kloter SOB 48 sebanyak 17 orang, Kloter JKS 61 sebanyak 48 orang, Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang, Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang dan Kloter  SOB 72 sebanyak 3 orang.

Sabtu, September 26, 2015

INSIDEN MINA- JAMAAH HAJI INDONESIA YANG WAFAT BERTAMBAH 14 ORANG

5 menit yang lalu .....Pemerintah Indonesia mengumumkan update terbaru data korban insiden Mina 204 yang berasal dari Indonesia. Untuk korban wafat bertambah 11 orang, dimana sebelumnya tiga orang sudah diidentifikasi sehingga total menjadi 14 orang.
Berikut ini identitas 11 orang jamaah haji yang meninggal berdasarkan keterangan Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat, Sabtu (26/9).
1. Abdul Halim bin Ali Sakinah dari kloter SUB 408 nomor paspor A4514455.
2. Eti Kusmiati Idit Supriyadi dari kloter JKS 61 nomor paspor B0932959.
3. Nani Unah Ratnani dari kloter JKS 61 nomor paspor B0745299.
4. Muhammad Johan Suprianto dari kloter JKS 61 nomor paspor A5737138.
5. Koko Koswara Oyong Suwaryo dari kloter JKS 61 nomor paspor B0732931.
6. Adriansyah Idris Usman dari kloter BTH 14 nomor paspor A3826040.
7. Dede Kurniasih Sulaiman dari kloter JKS 61 nomor paspor B0745305.
8. Dadang Barmara Memed dari kloter JKS 61 nomor paspor B0214365.
9. Yahman Mistan Maslan dari kloter UPG 10 nomor paspor B0693120.
10. Ratna Abdul Gani Muhammad dari kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791.
11. Susimah Slamet Abdulah dari kloter SOC 62 nomor paspor B0874968.
Sebelumnya tiga jamaah haji WNI yang wafat sudah diidentifikasi yakni:
1. Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48 nomor paspor B1467965.
2. Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708446.
3. Abdul Karim Sumarmi Idris, kloter SUB 48 nomor paspor B1023417.
Adapun jumlah jamaah yang mengalami cedera dan masih dirawat di RSAS, menurut Arsyad sebanyak 6 orang, dengan perincian sebagai berikut:
a. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
b. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
c. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
d. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.
e. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.
f. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS Al Nur.
Ditambahkan Arsyad bahwa sebanyak 112 jamaah masih belum kembali ke maktab/pemondokan dengan perincian sebagai berikut: 14 orang dari BTH 14, 16 orang dari SUB 48, 64 orang dari JKS 61, 7 orang dari UPG 10, dan 11 orang SOC 62.(reg nagata online)

TRAGEDI MINA,28 PETUGAS HAJI DI HUKUM PANCUNG

Pengadilan Syariat Arab Saudi menjatuhkan hukuman pancung kepada 28 petugas yang dianggap bertanggung jawab atas terjadinya Tragedi Mina pada Kamis, 24 September 2015.
Dilansir laman Addiyar, Sabtu (26/9), Raja Salman memberikan perintah untuk memberikan daftar nama orang yang bertanggung jawab mengatur kunjungan dan jamaah serta bertanggung jawab atas kematian sekira 1.000 jamaah dan memerintahkan memancung 28 orang hari ini. Namun, belum diketahui di mana hukuman ini akan dilaksanakan.
Sementara itu, beberapa pihak berspekulasi hukuman tersebut berkaitan dengan tudingan kepada Pangeran Mohammad bin Salman al Saud yang dituduh sebagai penyebab tragedi yang juga merenggut nyawa tiga jamaah asal Indonesia tersebut .by :nagata online | liakosmetik

PENGERAN ARAB SAUDI INI DI TUDING SEBAGAI PENYEBAB TRAGEDI MINA

Pangeran Arab Saudi, Mohammad bin Salman Al Saud dituding sebagai penyebab terjadinya tragedi Mina yang menewaskan ratusan orang jamaah haji di Mina pada Kamis, 24 September 2015.
Mohammad bin Salman Al Saud adalah Wakil Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi yang sekaligus Menteri Pertahanan Arab Saudi.
Kabar tersebut ditulis oleh surat kabar Lebanon al-Diyar. Al-Diyar menyebut bahwa sang pangeran melakukan konvoi dengan membawa rombongan besar, saat hendak meninjau pelaksanaan ibadah haji. Kehadiran putra Raja Salman dengan konvoi rombongan besar itu yang diduga menyebabkan kepanikan, yang menyebabkan terjadinya peristiwa terinjak-injaknya jamaah di rute menuju tempat ritual melontar jumrah di Mina tersebut.
Saat itu, Sang Pangeran Salman dikatakan berusaha menuju ke lokasi yang berjarak sekitar lima kilometer (tiga mil) dari Makkah. Kehadiran pangeran di tengah-tengah jutaan jamaah haji ini yang dikatakan akhirnya memaksa petugas mengubah jalur menuju lokasi lontar jumrah hingga menyebabkan penumpukan jamaah dan akhirnya mengakibatkan tragedi mematikan itu.
Al-Diyar menuliskan bahwa kehadiran Pangeran Muhammad Bin Salman di Mina dan kembalinya melawan arus jamaah haji sebagai faktor penyebab terjadinya tragedi Mina. Koran ini juga memuat bantahan pejabat Saudi mengenai kunjungan tersebut sebagai penyebab musibah Mina.
Menurut data Kerajaan Arab Saudi, sedikitnya 717 jamaah haji meninggal dunia dalam tragedi Mina. 
BY :NAGATA ONLINE | LIA KOSMETIK

Jumat, September 25, 2015

TRAGEDI MINA

Riyadh, - Dunia dikejutkan oleh tragedi Mina, Arab Saudi yang menewaskan lebih dari 700 orang. Mereka yang selamat dalam tragedi itu masih terguncang mengingat peristiwa mengerikan itu. Salah seorang korban selamat menuturkan bagaimana dirinya melihat jasad-jasad bertumpuk-tumpuk.
"Ada jasad berlapis-lapis, mungkin tiga lapis," ujar saksi mata seperti dilansir kantor berita Reuters,Sabtu (26/9/2015). 
"Beberapa orang masih hidup di antara tumpukan jasad dan mencoba bangun namun gagal, akhirnya karena kekuatan mereka habis, mereka pun meninggal," tutur jemaah haji yang tak ingin disebut namanya.
"Saya merasa tak berdaya karena tak bisa menyelamatkan orang-orang. Saya melihat mereka sekarat di depan mata saya," ujar pria tersebut. 
Hal senada disampaikan seorang jemaah haji asal Aljazair kepada stasiun televisi Aljazair, al-Shurouk. Dikatakannya, dirinya melihat sendiri bagaimana jasad-jasad bertumpuk.
Atas tragedi ini, Raja Salman telah memerintahkan peninjauan ulang atas penyelenggaraan haji. Menteri Kesehatan Saudi Khalid al-Falih pun mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan cepat dan hasilnya akan disampaikan ke publik secara transparan. Dalam pernyataannya, Khalid mengatakan tragedi itu kemungkinan disebabkan sebagian jemaah haji yang bergerak tanpa mengikuti instruksi pihak-pihak terkait..(nagata online/liakosmetik).

SINGAPURE MARAH,ASAP MELANDA NEGARA SINGA ASIA

Berita59detik -dituding tidak peduli dengan apa yang dirasakan oleh warga Singapura.
Singapura menyatakan rasa marahnya karena kabut asap tebal menyelimuti negara tersebut sehingga sekolah-sekolah ditutup. Bahkan, pada Jumat pagi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 341, tertinggi sepanjang tahun ini. Indonesia pun
"Sangat tidak memikirkan keselamatan warga kami dan warga mereka sendiri," ujar Menteri Luar Negeri Singapura K Shanmugam seperti dikutip BBC, Jumat 25 September 2015.
Lewat akun Facebook-nya, Shanmugam mengatakan mendengar pernyataan-pernyataan mengagetkan di tingkat pejabat senior Indonesia.
"Bagaimana bisa, seorang pejabat senior pemerintahan mengeluarkan pernyataan seperti itu, tanpa kesadaran atas nyawa masyarakatnya, atau warga kami, dan tanpa rasa malu, atau rasa tanggung jawab?" ujar dia.
Shanmugam memang tak menyebut nama pejabat tersebut, tapi Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa negara tetangga Indonesia harus bersyukur karena 11 bulan sudah mendapat udara bersih.
"Jadi negara-negara tetangga 11 bulan itu menikmati udara segar dari Indonesia. Jadi kalau kena sebulan asap ya risiko juga itu," tutur JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat 18 September lalu.
Akibat Pembakaran Hutan
Kabut asap disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang digunakan untuk membersihkan lahan agar siap ditanami kelapa sawit dan karet.
Masalah tahunan ini menyebabkan tingkat polusi di kawasan terus naik dalam beberapa minggu terakhir. Indeks Standar yang melebihi 300 sudah termasuk berbahaya bagi kesehatan.
Indonesia sudah berulang kali mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah pembakaran hutan secara ilegal. Selain mengirim satuan pemadam Manggala Agni di Sumatera dan Kalimantan, pemerintah juga menyelidiki 11 perusahaan sebagai tersangka pembakar hutan dan lahan.
Indonesia dan Singapura menggunakan Indeks Standar Pencemaran Udara atau Pollutants Standards Index (PSI) untuk mengukur kualitas udara, sementara Malaysia menggunakan Indeks Pencemaran Udara atau Air Pollutants Index (API).
Dalam dua indeks tersebut, angka di atas 100 tergolong tidak sehat dan di atas 300 termasuk berbahaya.
Singapura sendiri sudah mengambil langkah pencegahan darurat dengan menutup semua SD dan SMP untuk pertama kalinya sejakkabut asap terjadi.
Masker-masker gratis juga dibagikan di tempat-tempat layanan masyarakat bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan.
Layanan antar makanan cepat saji juga dihentikan sementara pada Kamis lalu karena mereka mengkhawatirkan keselamatan para pengemudi. Pada Jumat kemarin, indeks turun di bawah 300, dan layanan pun berjalan seperti biasa. 
Baca berita-berita terkini di :Berita59detik.com (Red : nagata online)